mufidz : tersusun dari dua kalimat atau lebih.
murokab : memberi kefahaman. ex: ada mubtada', ada khobar ; ada fi'il, ada fa'il; ada syarat, ada jawab.
wadho: ada dua pendapat: 1. di ucapkan dengan bahasa arab
2. berbahasa arab
Ilmu nahwu merupakan hal penting yang harus di fahami karena ilmu ini menjadi dasar untuk memahami ilmu lain yang berada pada kitab kitab. karena jika kita salah menafsirkan kata, maka pemahaman yang di peroleh pun akan salah.
2. Wawu, sebagai pengganti dhammah, contoh:= Zaid telah datang;
= Hindun seorang Juru tulis.
3. Alif, sebagai pengganti dhammah, contoh:= Zaid-zaid itu berdiri;
= orang-orang yang saleh itu mendapat keberuntungan.
4. Nun, sebagai pengganti dhammah, contoh:= dua Zaid itu berdiri.
Kata nazhim:= mereka berdua sedang melakukan (sesuatu);
= kamu berdua sedang melakukan (sesuatu);
= mereka sedang melakukan (sesuatu);
= kalian sedang melakukan (sesuatu);
= kamu (seorang perempuan) sedang melakukan sesuatu.
2. Jamak taksir, seperti dalam contoh:= ilmu itu cahaya;
= kitab itu berisi ilmu;
= Zaid berdiri.
3. Jamak muannats salim, seperti dalam contoh:= kitab-kitab itu berisi ilmu;
= Zaid-Zaid itu berdiri.
4. Fi'il mudhari' yang pada huruf akhirnya tidak bertemu dengan alif dhamir tatsniyah, contoh:= Hindun-Hindun itu berdiri;
= Wanita-wanita muslim itu menuntut ilmu.
Ta'rif atau definisi isim mufrad, jamak taksir, jamak muannats salim dan fi'il mudhari':= dia mengetahui;
= dia memukul.
2. Jamak taksir, ialah:![]()
Isim yang bukan mutsanna (tatsniyah), bukan jamak, bukan mulhaq jamak atau mulhaq tatsniyah dan bukan pula dari asmaul khamsah (isim-isim yang lima).
Contoh isim mufrad dengan perubahan secara lafazh:
= Zaid berdiri.
Contoh isim mufrad dengan perubahan secara perkiraan (taqdiri):
= seorang pemuda telah datang;
= Musa telah datang.
3. Jamak muannats salim, ialah:![]()
Lafazh yang berubah dari bentuk mufradnya.
Contoh:
lafazhberubah menjad i
;
lafazhberubah menjadi
;
lafazhberubah menjadi
![]()
4. Fi'il mudhari', ialah:![]()
Lafazh yang dijamakkan dengan memakai alif dan ta yang ditambahkan.
Contoh lafazh:bentuk tunggalnya:
;
bentuk tunggalnya
; berasal dari
dan
![]()
Kata nazhim:![]()
Lafazh yang menunjukkan kejadian (perbuatan) yang sedang berlangsung dan yang akan datang.
Adapun contoh dari fi'il mudhari' yang bertemu dengan alif dhamir tatsniyah, wawu jamak dan yang muannats mukhathabah adalah sebagai berikut:
- Yang bertemu dengan alif dhamir tatsniyah, seperti:
![]()
- Yang bertemu dengan wawu dhamir jamak, seperti:
![]()
- Yang bertemu dengan ya muannats mukhathabah, seperti:
.
- Yang bertemu dengan nun taukid tsaqilah, seperti:
.
- Yang bertemu dengan nun taukid khafifah, seperti:
. Semua tanda rafa' ini sebagai pengganti dhammah.
2. Asmaul khamsah, yaitu lafazh:= Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (al-Mu'minun: 1)
= Zaid-Zaid itu telah datang.
Apabila lafazh:Ta'rif atau definisi jamak mudzakkar salimtidak di-idhafat-kan, maka i'rab rafa'-nya dengan memakai dhammah. Namun bila di-idafat-kan kepada ya mutakallim wahdah, seperti:
maka i'rab rafa'-nya bukan dengan wawu, melainkan dengan dhammah yang diperkirakan keberadaannya pada ya mati (yang di-sukun-kan).